Categorised Posts

12,8 Ton Beras Mengalir ke Warga, Desa Asemraja Jadi Bukti Bantuan Pangan Tepat Sasaran

12,8 Ton Beras Mengalir ke Warga, Desa Asemraja Jadi Bukti Bantuan Pangan Tepat Sasaran

A-SATU.ID | SAMPANG — Senyum warga mewarnai Balai Desa Asemraja, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Minggu (23/8/2026). Sebanyak 12.840 kilogram beras bantuan pangan Bulog disalurkan kepada 428 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan pangan masyarakat.


Bantuan tersebut tidak dibagikan sedikit demi sedikit. Setiap keluarga penerima mendapatkan 30 kilogram beras sekaligus untuk kebutuhan tiga bulan, yakni periode Juli hingga September 2026. Jumlah itu menjadi angin segar bagi keluarga penerima yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.


Sejak proses penyaluran dimulai, suasana di Balai Desa Asemraja berlangsung tertib. Warga datang dengan membawa dokumen yang telah dipersyaratkan untuk memastikan proses verifikasi berjalan sesuai ketentuan.

Pemerintah Desa Asemraja tidak sekadar menunggu bantuan datang. Perangkat desa bersama para kepala dusun ikut turun langsung mengawal proses distribusi agar bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang telah terdata sebagai penerima.


Perwakilan Kecamatan Jrengik juga hadir dalam kegiatan tersebut. Sinergi antara pemerintah kecamatan dan pemerintah desa menjadi bagian penting dalam memastikan proses penyaluran berlangsung lancar, transparan, dan tidak menimbulkan persoalan di lapangan.


Bagi sebagian masyarakat, 30 kilogram beras mungkin terlihat sederhana. Namun bagi keluarga penerima manfaat, bantuan tersebut memiliki arti besar karena dapat mengurangi sebagian kebutuhan belanja rumah tangga selama beberapa waktu ke depan.


Pj Kepala Desa Asemraja, Amir Mahdi, mengatakan pemerintah desa menyambut baik program bantuan pangan tersebut. Menurutnya, bantuan dari pemerintah melalui Bulog merupakan bentuk perhatian yang manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.


“Alhamdulillah, bantuan pangan ini bisa kembali disalurkan kepada masyarakat. Kami berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga dan dapat sedikit meringankan beban pengeluaran masyarakat,” kata Amir Mahdi.


Ia menegaskan, pemerintah desa berupaya memberikan pelayanan terbaik dalam setiap program yang menyangkut kepentingan masyarakat. Ketepatan data, tertib administrasi, dan kelancaran distribusi menjadi perhatian agar bantuan tidak berhenti sebagai program di atas kertas, tetapi benar-benar sampai kepada warga yang berhak.


Amir juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut membantu proses penyaluran. Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah, perangkat desa, kepala dusun, serta masyarakat penerima manfaat.


Apresiasi serupa disampaikan tokoh masyarakat Desa Asemraja, H. Muzeyyin. Ia menilai bantuan pangan tersebut sangat membantu masyarakat, terutama keluarga yang menjadikan kebutuhan pangan sebagai salah satu beban utama dalam pengeluaran rumah tangga.


“Ini program yang sangat baik. Pemerintah hadir langsung melalui bantuan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Kami tentu mengapresiasi penyaluran seperti ini, apalagi prosesnya berjalan tertib dan masyarakat mendapatkan pelayanan dengan baik,” ujar H. Muzeyyin.


Ia berharap bantuan pangan pemerintah dapat terus dijalankan secara tepat sasaran dan transparan. Menurutnya, ketika bantuan mampu menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, maka kehadiran pemerintah benar-benar dapat dirasakan hingga tingkat desa.


Dengan tersalurkannya 12,84 ton beras kepada 428 keluarga, Desa Asemraja kembali menunjukkan bahwa program bantuan pangan akan semakin berarti ketika dikawal dengan pelayanan yang baik. Bukan hanya beras yang sampai ke rumah warga, tetapi juga harapan agar kebutuhan dapur tetap terjaga dan beban ekonomi keluarga sedikit lebih ringan. (Anna) 

KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Read Documentation